3 Faktor Utama Media Online Sepi Pengunjung

Sabtu, 30 Maret 2019 : 11.29
ilustrasi | indotema.com
Indotema.com - Dalam era teknologi yang berkembang pesat di Indonesia menjadikan media online (daring) sangat diminati para semua kalangan milenial hingga elite politik di negara ini, namun ada banyak faktor mengapa media online yang telah dibuat memiliki jumlah pengunjung atau visitor yang sedikit.

Founder Indotema.com, Taufik mengungkapkan banyak faktor dasar kesalahan fatal media online sepi pengunjung, mulai dari segi design atau user interface, kehandalan server yang sekarang beralih ke cloud (penyimpanan awan).

"Domain media juga harus mudah diingat hingga menulis konten berkualitas sesuai standart estetika jurnalistik, semuanya harus dipikirkan serta diterapkan dan semua itu akan kita ulas di artikel berikutnya," beber Taufik.

Baca  juga: Tanpa Syarat, Bikin Portal Berita Cuma Rp 950 Ribu  

Namun tahukah? Jika ada 3 faktor utama mengapa media online sepi pengunjung atau visitor tidak meningkat, hal ini bisa membatalkan keuntungan untuk media, karena mitra kerjasama dengan instansi pemerintahan dan perusahaan skala nasional, media wajib mendapatkan peringkat di Alexa.com. Berikut rangkuman 3 faktor utama media online sepi pengunjung:


1. Website lama terbuka saat diakses.

Faktor ini biasanya disebabkan oleh banyak hal, tapi kebanyakan disebabkan oleh hosting website Anda. untuk mengatasi masalah ini, pastikan hosting website yang dipilih merupakan yang professional. Pastikan Anda memilih paket hosting yang pas untuk website Anda, biasanya suatu hosting web itu memiliki masa atau jangka waktu sampai setahun.

2. Jarang update berita.

Biasanya website yang baru dibuat itu harus diupdate setiap harinya dengan artikel atau informasi berita yang menarik berguna bagi para user atau pengunjung website Anda. Jika Anda malas untuk update, maka jangan harap jumlah pengunjungnya bisa bertambah. Ingat, kunci utama supaya web Anda selalu ramai oleh visitor adalah dengan melakukan pengisian konten-konten yang menarik dan bisa menarik rasa penasaran para pembaca.

3. Domain susah diingat.

Faktor ketiga adalah nama domain yang ribet dan terlalu  panjang  hingga  menyusahkan user. Usahakan agar nama domain tidak berbelit-belit dan mudah untuk diingat. Jangan menggunakan angka atau simbol pada domain karena itu akan menyulitkan para user dalam mengetik alamat web pada browser mereka.

Riset membuktikan bahwa nama domain yang pendek dan mudah untuk diingat sangatlah disukai oleh para user. Jadi pastikan nama domain yang Anda pilih itu mudah untuk diingat dan simple ketika diketik oleh para user.
KLIEN
Jasa Web, Aplikasi dan Perbaikan | Indotema.com